Kami datang bukan hanya untuk menang, karena menang dan kalah dalam sebuah lomba adalah fungsi usaha dan takdir Tuhan. Ikut dalam lomba karya tulis Ilmiah setidaknya dapat menyumbangkan pemikiran dalam rangka perencanaan wilayah dan tata kota. Karenan pertambahan penduduk dan kompleksnya tata kehidupan akan menyebabkan semakain rumit kehidupan di perkotaan. Itulah jawaban diplomatis Juli Bintara Yana, Chandra dan Ayu Kris yang ketiganya adalah siswa Kelas XII TKJ 2 yang menjadi duta SMKN 3 Singaraja saat ditanya oleh panitia Lomba Karya Tulis Ilmiah Perencanaan Wilayah dan Tata Kota Tingkat SMA/SMK Provinsi Bali yang diselenggarakan pada Hari Sabtu Tanggal 29 Nopember 2014. Lomba Karya Tulis Ilmiah Perencanaan Wilayah dan Tata Kota merupakan ajang tahunan yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Perencanaan Wilayah dan Tata kota Fakultas Teknik Universitas Hindu Indonesia. Datang terlambat dan mendapat nomor undi Sembilan pada awalnya menjadi benih stress, tapi nampaknya ada rahmat tersmbunyi dalan nomor undi Sembilan itu, karena nomor besar dapat kesempatan istirahat, stress mulai hilang dan kesempatan untuk meningkatkan percaya diri karena harus berhadapan dengan mantan juara karya tulis tingkat provinsi maupun nasional. Nampaknya mental sang juara tak gentar menghadapi siapapun lawannya sehingga bisa tampil memukau dan kemampuan untuk menjawab semua pertanyaan dewan juri merupakan pertimbangan untuk TIM SMKN 3 Singaraja menjadi Juara I. Selamat atas prestasi yang dicapai semoga sumbangan yang kecil ini menjadi benih untuk melahirkan sang juara yang baru di SMKN 3 Singaraja di masa yang kan datang.

