WORKSHOP IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013
DI SMK NEGERI 3 SINGARAJA
Kurikulum 2013 adalah kurikulum yang berbasis pada pengembangan kompetensi peserta didik. Kurikulum berbasis kompetensi merupakan “outcomes-based curriculum”, yaitu pengembangan kurikulum diarahkan pada pencapaian kompetensi yang dirumuskan dari Standar Kompetensi Lulusan. Demikian pula penilaian hasil belajar dan hasil kurikulum diukur dari pencapaian kompetensi melalui sikap, keterampilan dan pengetahuan. Keberhasilan kurikulum diartikan sebagai pencapaian kompetensi oleh seluruh peserta didik yang mengacu pada rancangan dokumen kurikulum resmi.
Kurikulum 2013 dikembangkan dengan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan perbedaan dalam kemampuan dan minat. Atas dasar prinsip perbedaan kemampuan, kurikulum memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk memiliki tingkat penguasaan di atas standar yang telah ditentukan (dalam sikap, ketrampilan, dan pengetahuan), beragam program sesuai dengan minat peserta didik, dan beragam pengalaman belajar yang sesuai dengan kemampuan awal dan minat peserta didik.
Kurikulum 2013 juga dikembangkan berdasarkan prinsip bahwa peserta didik berada pada posisi sentral dan aktif dalam belajar. Proses pembelajaran berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan pesrta didik dan lingkungannya. Oleh karena itu, peserta didik dituntut untuk dapat menguasai kompetensi yang mengacu pada Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar melalui kegiatan menanya, menalar, mencoba atau melakukan eksperimen, mengolah data, dan membuat simpulan. Pada akhirnya, siswa diharapkan mengerti dan memahami tujuan pembelajaran tersebut, dan menempatkan guru sebagai pendidik, pengajar, pembimbing, fasilitator, dan mediator.
Sehubungan dengan latar belakang tersebut di atas, maka selama 3 (tiga) hari dari tanggal 17 s/d 19 juli 2013 di Aula SMK N 3 Singaraja dilaksanakan Workshop Implementasi Kurikulum 2013. Workshop tersebut diselenggarakan dengan tujuan: 1) menyamakan persepsi tentang konsep dan filosofi kurikulum 2013, 2) menyiapkan perangkat pembelajaran dalam pelaksanaan KBM Tahun Pelajaran 2013/2014. Hadir sebagai pemberi materi dalam kegiatan workshop adalah: 1) Bapak pengawas sekaligus pendamping Implementasi Kurikulum 2013, 2) Bapak Kepala Sekolah sekaligus yang membuka kegiatan workshop, 3) Guru-guru inti mata pelajaran Bahasa Indonesia, Sejarah, Matematika yang sudah mengikuti diklat, 3) sebagai fasilitator Wakabid Kurikulum SMK N 3 Singaraja. Kegiatan workshop diikuti oleh: 204 orang yang semuanya adalah tenaga pengajar SMK N 3 Singaraja.
Hasil kegiatan diharapkan seluruh guru staf pengajar memahami konsep dan filosofi kurikulum 2013 dan mampu mengimplementasikannya dalam kegiatan pembelajaran Tahun Pelajaran 2013/2014.
Hadapi, Hayati, dan Nikmati prosesnya.
STEMSI JAYA, SMK BISA!

